Kamis, 17 Oktober 2013

Penerapan Sistem Keluarga Berencana di Indonesia



                Keluarga Berencana adalah suatu program pemerintah untuk mengurangi tingkat kelahiran di Indonesia Berencana dan upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan dalam usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga, untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. Program Keluarga Berencana bertujuan untuk memenuhi permintaan pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang berkualitas serta mengendalikan angka kelahiran yang pada akhirnya meningkatkan kualitas penduduk dan mewujudkan keluarga-keluarga kecil berkualitas.
            Tetapi dalam keseharian dan fakta yang ada masih banyak keluarga yang belum ber-KB bahkan ada yang belum mengerti tentang Keluarga Berencana. Hal ini bisa disebabkan oleh lingkungan sekitar, kebudayaan, dan adat yang masih tertutup oleh perkembangan jaman. Hal ini dikarenakan kurangnya peran pemerintah dalam membina dan memberikan pengetahuan serta informasi mengenai Keluarga Berencana, semisal keuntungan yang akan didapat jika masyarakat mengikuti program Keluarga Berencana. Terdapat kepercayaan masyarakat yang mempercayai apabila memiliki banyak keturunan maka akan banyak rezeki, padahal yang terjadi sekarang adalah kebalikannya. Memiliki banyak keturunan justru menimbulkan banyak permasalahan apalagi jika terjadi di keluarga yang yang status sosialnya rendah atau bisa dikatakan miskin. Kepercayaan-kepercayaan seperti itu yang menghambat dalam perkembangan kesuksesan program Keluarga Berancana di Indonesia. Harusnya yang sebaiknya yang di lakukan oleh masyarakat yang telah mengerti tentang tujuan dari KB adalah membantu mengajak orang-orang disekitar lingkungan yang belum mengikuti Keluarga Berencana, memberikan informasi tentang KB.
           
            Dari hasil sedikit penjabaran diatas dari perkembangan program Keluarga berencana hal yang paling penting adalah kesadaran dari masing-masing individu itu sendiri dan dorongan moral dari orang-orang sekitar akan mensukseskan menjadi masyarakat yang lebih baik dengan mengatur jumlah keturunan mengurangi penyebab masalah yang timbul dikeluarga dan dimasyarakat.


Referensi :

·         www.bappenas.go.id

·         jurnalbidandiah.blogspot.com/2012/07/program-kb-di-indonesia.html