Selasa, 15 Januari 2013

MAKALAH IBD Periode 4



Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

PERAN TOKOH MASYARAKAT UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA

 

KATA PENGANTAR


Puji  Syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karna telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah “Peran Tokoh Masyarakat Untuk  Melestarikan Budaya” untuk memenuhi tugas Ilmu Budaya Dasar bab terakhir ini pada semester pertama.
Dalam makalah ini, penyusun mencoba memaparkan bagaimana pentingnya kebudayaan sehingga harus dilestarikan oleh segenap masyarakat dan tentunya di dukung oleh pemerintah. Kontribusi apa yang harus diberikan masyarakat selaku sebagai pengguna langsung kebudayaan itu  sehingga kebudayaan bangsa ini dapat terus terpelihara turun temurun dan dikenal oleh masyarakat dunia sebagai warisan budaya dan cerminan pribadi bangsa Indonesia tentunya.
Penyusun juga dalam kesempatan ini berterima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam penyelesaian makalah ini. Dan  kami meminta maaf jikalau makalah ini jauh dari kata sempurna dan mungkin masih banyak kekurangan baik dari segi tulisan maupun materi. Untuk itu saran dan kritik yang bersifat  membangun kami harapkan dan terima dengan senang hati. Semoga dari makalah ini dapat memberikan manfaat kepada semua pembacanya.

Akhir kata penyusun mengucapkan terima kasih kepada segenap rekan semua, pembaca dan sumber sumber informasi penyusunan makalah ini.
Terima Kasih.











Bekasi,  Januari 2013                                                                                                    Penyusun
DAFTAR ISI

Pernyataan………...................................................................................................................     i
Kata Pengantar………….......................................................................................................      ii
Daftar Isi…............................................................................................................................     iii

Bab 1 Pendahuluan……........................................................................................................      1
1.Latar Belakang....................................................................................................................      1
2.Tujuan.................................................................................................................................      2
3.Sasaran................................................................................................................................      2

Bab 2 Permasalahan...............................................................................................................      3       
1.Kekuatan.............................................................................................................................      3
2.Kelemahan..........................................................................................................................      4                   
3.Peluang................................................................................................................................      4
4.Hambatan.............................................................................................................................     4

Bab 3 Kesimpulan dan Rekomendasi....................................................................................      5
1.Kesimpulan.........................................................................................................................      5
2.Rekomendasi......................................................................................................................       5
3.Referensi.............................................................................................................................      6




                                                          

Bab 1   PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang.

            Globalisasi merupakan suatu proses perubahan sosial yang menyebabkan seseorang atau sekelompok orang maupun satu negara saling dihubungkan dan saling membutuhkan. Salah satu penyebab globalisasi adalah kemajuan ilmu pengetahuan teknologi. Oleh karna itu di era globalisasi ini banyak kemudahan-kemudahan yang menyebabkan budaya-budaya asing dapat dengan mudah masuk ke dalam suatu negara. Pengaruh budaya asing juga tidak semuanya baik dan cocok, misalnya saja di Indonesia yang mendapatkan pengaruh budaya asing. Akan tetapi pengaruh budaya asing memiliki dampak positif dan juga dampak negatif.
Tetapi tak dapat dielakkan juga jika dampak negatif dapat mempengaruhi mental generasi muda. Para remaja yang cenderung memiliki sifat ingin tahu yang besar dan sifat ingin coba-cobanya dapat dengan mudah terpengaruh dampak negatif budaya asing.
Hal ini sangatlah berbahaya bila kita tidak memfilter serta membedakan mana budaya asing yang dapat diserap dan mana yang tidak. Jika kita melihat kondisi riil masyarat Indonesia sekarang ini, ternyata daya serap masyarakat terhadap budaya global lebih cepat dibanding daya serapnya terhadap budaya lokal. Bukti nyata dari pengaruh globalisasi itu, antara lain dapat disaksikan dari gaya berpakaian, dan gaya berbahasa masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda yang sudah berubah yang kesemuanya itu diperoleh karena kemajuan tehnologi informatika dan komunikasi khususnya pada media masa. Globalisasi media dengan segala nilai yang dibawanya lewat berbagai media informasi seperti televisi, radio, majalah, koran, buku, film, HP, dan kini lewat internet sedikit banyak akan berdampak pada budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.
Pengaruh budaya asing yang dapat diterima baik oleh masyarakat adalah cara berfikir rasional, dan dapat mengubah pola fikir masyarakat sehingga dapat nenerima kritik dan saran demi kemajuan bangsanya. Pengaruh budaya asing juga menyebabkan adanya perubahan sosial di dalam kehidupan bermasyarakat, baik meliputi pola fikir masyarakat, perilaku masyarakat, dan kebiasaan masyarakat.



1.1 Tujuan.

Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk :

a.       Memenuhi tugas penyusunan Makalah Ilmu Budaya Dasar.

  1. Memberikan sedikit gambaran tentang perkembangan perilaku kebudayaan di masyarakat.

  1. Mengetahui pentingnya peran masyarakat dalam perubahan perilaku kebudayaan di lingkungan sekitar.

d.      Menggugah rasa nasionalisme penulis dan pembaca untuk terus melestarikan   kebudayaan Nasional sebagai cerminan pribadi Bangsa.



1.2  Sasaran.

Penyusunan makalah ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda dan pemerintahan sebagai media untuk memahami pentingnya kontribusi Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan, Sehingga kebudayaan nasional tetap menjadi kekayaan Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Dan juga kepada semua pembaca sebagai sedikit inforamasi mengenai perilaku kebudayaan dalam Masyarakat yang mempunyai fungsi yang sangat besar dalam menjadikan seseorang memiliki sikap, norma, dan  budaya yang baik.














Bab 2          PERMASALAHAN

. Persatuan Bangsa adalah sumber kekuatan utama dalam satu negara, begitu juga dalam pelestarian budaya yang dimiliki, perlu dukungan dari semua pihak. Karena budaya adalah suatu kekayaan yang tidak ternilai namun rentan untuk hilang, baik karena dicuri oleh negara lain, atau kalah saing oleh budaya yang berasal dari luar negri.
            Pada jaman globalisasi saat ini mau tidak mau, Indonesia menjadi negara yang terbuka dalam menerima segala hal, oleh karena itu masyarakat perlu mengetahui betapa pentingnya memilih, dan memilah apa saja hal asing yang yang masuk ke Indonesia tanpa membuat buta masyarakat mengenai pentingnya juga mempelajari budaya luar. Disinlah peran utama masyarakat untuk membatasi kebudayaan asing yang masuk kedalam kehidupan sosial agar sesuai dengan norma norma yang ada dimasyarakat itu sendiri dan mengajarkan serta memberi pengetahuan yang baik agar supaya tidak merusak kebudayaan asli Indonesia itu sendiri.
Secara singkat pengamatan penulis mendeskripsikan dengan Analisa SWOT.
            Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor masukan, yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing.

·         Berikut analisa yang telah dikumpulkan :

a.       Kekuatan.

1.      Jumlah penduduk negara Indonesia, tentu dapat dipastikan dengan jumlah penduduk negara Indonesia yang mencapai lebih dari 300 juta jiwa ini adalah sebagai satu kekuatan besar dalam mempersatukan dan melestarikan kebudayaan Bangsa Indonesia.
2.      Sadarnya masyarakat akan berharganya suatu kebudayaan daerah sehingga timbul rasa untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah, dengan cara memperkenalkan budaya kepada generasi berikutnya.



b.      Kelemahan.

1.      Kurangnya Minat, kepribadian budaya lokal dianggap kolot oleh banyak kaum muda, sehingga menciptakan rasa malas untuk belajar dan menjaga kelestarian budaya sendiri.
2.      Sering terbenturnya kebudayaan daerah dengan pola pikir anak jaman sekarang yang lebih mementingakan mengikuti perkembangan jaman.

c.       Peluang.

1.      Pengenalan budaya daerah sejak dini memberikan pengertian baik terhadap anak sehingga timbul rasa cinta akan kebudayaan sendiri dan juga dapat mengurang potensi masuknya pengaruh tidak baik yang berasal dari luar.
2.      Telah banyaknya didirikan forum-forum atau lembaga-lembaga yang bertujuan mengajak generasi muda untuk tahu dan juga memahami kebudayaan sendiri serta melestarikannya.

d.      Hambatan

1.      Meskipun dipandang banyak memberikan banyak manfaat, Kemajuan Teknologi ternyata menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mudahnya budaya asing masuk ke dalam.
2.      Kurangnya peran Pemerintah dalam memberikan prasarana pembelajaran kebudayaan daerah sehingga kurangnya motifasi untuk mengetahui kebudayaan.






Bab 3          KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1. Kesimpulan.

Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa peranan masyarakat dalam melestarikan budaya asli sangat dibutuhkan dan sangat penting bagi keberadaan budaya khas yang menjadi ciri khas suatu daerah, peran masyarakat tak hanya berupa peran pasif atau lebih menunggu adanya pengaruh dari luar, tetapi juga peran yang aktif seperti selalu melakukan kebudayaan itu yang telah menjadi tradisi,
Suatu kesalahan yang sangat besar bagi masyarakat apabila selalu mebiarkan para generasi mudanya terpengaruh oleh pengaruh-pengaruh negatif yang datang dari luar. Dengan saling perduli satu sama lain dan perduli akan keberadaan kebudayaan dan keinginan melestarikan kebudayaan, merupakan langkah awal untuk menjaga kebudayaan.


3.2  Rekomendasi.

a.       Jumlah penduduk negara Indonesia, tentu dapat dipastikan dengan jumlah penduduk negara Indonesia yang mencapai lebih dari 300 juta jiwa ini apabila memiliki keinginan bersama untuk menjaga kebudayaan daerahnya masing masing pasti akan tetap terjaga.
b.      Kurangnya Minat, kepribadian budaya lokal dianggap kolot oleh banyak kaum muda. Dikarenakan dari pemerintah tidak adanya penyuluhan tentang pentingnya kebudayaan kepada kaum muda, sehingga menciptakan rasa malas untuk belajar dan menjaga kelestarian budaya sendiri.
c.       Telah banyaknya didirikan forum-forum atau lembaga-lembaga yang bertujuan mengajak generasi muda untuk tahu dan juga memahami kebudayaan sendiri serta melestarikannya. Dan juga kolaborasi dengan dukungan dari masyarakat menjadikan peluang untuk mengajak melestarikan kebudayaan.
d.      Meskipun dipandang banyak memberikan banyak manfaat, tetapi apabila tidah ditanggapi dengan benar maka Kemajuan Teknologi ternyata menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mudahnya budaya asing masuk ke dalam.
3.3    Referensi

a. http://agustronger.blogspot.com/ 2.
b.http://www.scribd.com/doc/73551023/Makalah-Tentang-Kontribusi-Pemerintah-Dan-   Masyarakat-Dalam-Melestarikan-Kebudayaan3.

d. http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT 

e.http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=759:da
   mpak-globalisasi-terhadap-budaya-lokal-dan-prilaku-masyarakat